Angka Kematian Cukup Signifikan, Bawaslu Kota Mojokerto Fokus Daftar Pemilih Berkelanjutan

daftar pemilih
Ketua Bawaslu, Ulil Abshor

Matamojokerto | Mojokerto – Angka kematian di Kota Mojokerto cukup signifikan, Badan Pengawas Pemilu (BAWASLU) Kota Mojokerto memfokuskan pada daftar pemilih berkelanjutan. Ulil Abshor menyampaikannya dalam rapat internal dengan jajaran Bawaslu Kota Mojokerto, membahas perencanaan program semester awal, Kamis ( 07 Januari 2021).

setelah berkoordinasi dengan pihak terkait diketahui sebanyak 105 jumlah penduduk Kota Mojokerto meninggal akibat covid-19, per 10 Januari 2021

Melansir website resmi Bawaslu Kota Mojokerto, merespon pandemi covid-19 di Kota Mojokerto, Bawaslu akan melakukan antisipasi pencermatan daftar pemilih berkelanjutan.

Selain itu, dalam rapat juga membahas program persiapan tindak lanjut Bawaslu RI terkait pembentukan pusat pendidikan pengawasan partisipatif.

Sekedar informasi, Bawaslu Kota Mojokerto telah melakukan memorandum of understanding (MoU) dengan 8 (delapan) kelurahan sebagai mitra pengawas partisipatif pada akhir tahun 2019.

Kelurahan – kelurahan tersebut adalah Gedongan, Kedundung, Kranggan, Meri, Miji, Prajurit Kulon, Surodinawan dan Wates. Di mana kelurahan – kelurahan tersebut akan mendukung Bawaslu Kota Mojokerto dalam mengembangkan kelurahan Pengawasan Partisipatif dan Anti Politik Uang.

Bawaslu Kota Mojokerto melakukan tindak lanjut bersama Kelurahan pengawasan partisipatif dan politik uang dalam rangka meningkatkan program pengawasan partisipatif berdasarkan tugas Bawaslu sesuai dengan Undang-Undang. (DIY)

 

Baca Juga  Perjuangan Griyo Maos Banyu Ilmu Dalam Memerangi Wabah Malas Baca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *