Aturan Baru Pemkot Mojokerto Pasca pedagang Pasar Tanjung Terkonfirmasi Positif

Matamojokerto.com | Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto memberlakukan aturan baru pasca adanya pasien positif Covid terbaru yang merupakan aktifitas sebagai penjual buah di pasar tanjung kota Mojokerto. Adapun pasien baru tersebut di ketahui merupakan pasien ke 10 yang berinisial K (55) dan merupakan istri dari pasien ke 9 M (59) warga Kelurahan Kedundung.

Ia adalah M (59) warga Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto yang mengikuti rapid test bersama pedagang lain yang diselenggarakan pekan lalu dan hasilnya reaktif Covid-19. Selanjutnya, pasien menjalani swab test.

Gaguk Tri Prasetyo, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Mojokerto mengatakan, pasien 10 merupakan perempuan berinisial K (55) yang berprofesi sebagai penjual buah di pasar tanjung, pasien ke 11 merupakan laki laki (38) berinisial T, pasien ke 12 merupakan perempuan berinisial NY (32) yang berprofesi sebagai penjual toko dirumahnya sendiri, ketiganya merupakan satu keuarga sedangkan pasien ke 13 merupakan seorang laki laki berinisial Y (37) yang berprofesi sebagai tenaga kesehatan.

“Ke empat pasien baru tersebut semuanya berlamat di kedundung, sementara darimana penularanya masih menunggu informasi lebih lanjut”, jelas Gaguk.

Melihat perihal tersebut, sebagai bentuk upaya pencegahan penyebaran Covid 19 dan terjadinya klaster baru di pasar Tanjung Anyar Kota Mojokerto, Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto lakukan langkah Ganjil Genap.

“Jadi jika hari ini nomor kios yang bernilai ganjil buka, maka besok yang kiosnya bernomor genap yang buka,  itu ketentuannya. Hal ini berlaku sejak adanya pedagang yang terkonfirmasi positif Covid 19” Jelas Guguk

Guguk Tri Prasetyo selaku Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kota Mojokerto mengatakan, pemberlakuan konsep ganjil genap di pasar Tanjung Anyar diperlakukan sejak akhir bulan lalu, Minggu (31/5/2020). Pemberlakuan konsep itu khusus pedagang pasar Tanjung Anyar yang berada di jalan KH Nawawi.

Baca Juga  BSI KOTA MOJOKERTO BERUPAYA AKTIF KEMBALI SETELAH PANDEMI COVID-19

Gaguk juga menjelaskan, setidaknya ada 104 kios pedagang yang diberlakukan konsep ganjil dan genap, dan para pedagang akan mendapatkan nomor dari petugas Disperindag.

“Pemberlakuan sistem ganjil genap di berlakukan bagi pedagang yang ada di jalan KH Nawawi, kalau pemberlakuan berdasarkan keterangan Disperindag sudah sejak hari Minggu kemarin,” kata Gaguk.

admin
ADMINISTRATOR
PROFILE

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Baca Juga  GMCM Merespon Soal Diamankannya Penyebar Brosur Dinasti Korupsi di Mojokerto
%d blogger menyukai ini: