Dispendik Kota Mojokerto Akan Menyiapkan Kegiatan Belajar Mengajar Secara Tatap Muka

Kepala Dinas Pendidikan Kota Mojokerto, Amin Wachid

Matamojokerto | Mojokerto – Berita bahagia bagi murid dan wali murid di Kota Mojokerto. pasalnya, Setelah 8 bulan kegiatan belajar mengajar (KBM) digelar secara daring, kini, Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Mojokerto pada akhirnya memastikan akan menggelar uji coba sekolah tatap muka terbatas di tengah pandemi Covid-19 pada, 30 November 2020 pada sekolah tingkat SD dan SMP.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Mojokerto, Amin Wahid, bahwa dalam pelaksanaan KBM tatap muka ini, ada beberapa ketentuan yang berlaku bagi murid yang boleh mengikuti KBM tatap muka di sekolahnya.

“Jika wali murid tidak memberikan izin, maka murid diperkenankan mengkuti KBM secara daring,” Ujarnya.

 

Lebih lanjut, Ia menjelaskan bahwa tujuan uji coba KBM tatap muka ini untuk persiapan menghadapi penilaian akhir semester yang rencananya ujian akhir untuk sekolah SD akan dilaksanakan pada 7-18 Desember sedangkan untuk sekolah SMP akan dilaksanakam mulai 4-11 Desember.

 

Hal itu mengacu pada surat edaran Kemendikbud 12 November 2020 Nomor: 12776/H3/KP/2020 perihal Sosialisasi Kegiatan Simulasi Skala Besar UBKD dijelaskan bahwa Kemendikbud akan mengadakan simulasi Ujian Berbasis Komputer Daring (UBKD) untuk seluruh satuan pendidikan.

“Pembelajaran tatap muka akan dilaksanakan dengan metode kombinasi dan hanya akan berlangsung selama empat jam tanpa ada istirahat,” jelas Amin.

 

Amin juga menerangkan, Untuk teknis pelaksanaannya pembelajarannya tetap melaksanakan protokol kesehatan diantaranya menggunakan masker, cuci tangan, jaga jarak, pengukur suhu badan, dan kapasitas ruangan hanya boleh diisi sepertiga saja.

“Di lingkungan sekolah akan dilakukan penyemprotan disinfektan terlebih dahulu. Guru dan tenaga penjaga sekolah pun akan menjalani rapid test. Misalnya, hari ini (26/11) telah dilakukakan rapid test oleh guru di pos yang disediakn di SDN Miji 2,” ujarnya.

Baca Juga  Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Polresta Mojokerto Bagi Sembako dan Masker

 

Lebih lanjut Amin juga menuturkan, waktu uji coba akan berlangsung sekitar tiga minggu, mulai 30 November hingga 22 Desember 2020.

“KBM akan kembali normal diperkirakan pada bulan januari tahun 2021 mulai diberlakukan pembelajaran tatap muka ,” paparnya. (DIY)

admin
ADMINISTRATOR
PROFILE

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Baca Juga  Menghadapi New Normal, PC RWI-NU Kabupaten Mojokerto Minta Pemkab Memperhatikan Pesantren
%d blogger menyukai ini: