Menghadapi Pemilu ditengah Pandemi, KPU Selenggarakan Simulasi Pemungutan Suara Dengan Penerapan Prokes

Foto Simulasi Pemungutan Suara Dengan Penerapan ProkesĀ 

Matamojokerto | Mojokerto – Demi tersukseskanya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 yang diselenggarakan dalam kondisi pandemi Covid-19, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mojokerto menyelenggarakan Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara serta Penggunaan Sirekap di tingkat tempat pemungutam suara (TPS) dalam Pilkada serentak 2020.

Acara yang diselenggarakan di eco wisata Ladang Anggrek, Desa Lebaksono, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto pada, Sabtu (20 November 2020) ini juga dengan protokol kesehatan (Prokes) pencegahan dan pengendalian Covid-19, mengingat kali ini pemilu untuk pertama kalinya diselenggarakan dalam kondisi pandemi.

 

Divisi teknis KPU Kabupaten Mojokerto, Arif mengungkapkan, simulasi ini merupakan penggambaran dari situasi pemungutan suara secara real ditengah Covid-19, dan dia juga memastikan setiap tahapan yang dilakukan telah sesuai dengan prokes.

“Acara kali ini dimulai pukul 07.00 WIB dan mungkin selesai pukul 13.00 WIB, karena dalam simulasi kali ini kita harus menerapkan prokes, Diantaranya, saat simulasi pemilih yang hadir memakai masker, mencuci tangan, memakai sarung tangan plastik, menjaga jarak, dan pengecekan suhu badan.” katanya saat diwawancarai awak media.

 

Lebih lanjut ia juga menjelaskan, akan ada rentan waktu sekitar 3 menit diantara pencoblos satu dengan yang lain.

“Sesuai dengan PKPU Pemilihan di masa pandemi untuk menghindari kerumunan massa. C-Pemberitahuan itu kita design (rancang) ada satu hal yang baru yaitu jam kehadiran. Agar tidak terjadi kerumunan massa.

 

Kegiatan simulasi ini juga bertujuan mematangkan kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS) hingga Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di TPS.

 

Dalam kesempatan kali ini Arif juga menjelaskan, untuk penggunaan sirekap itu digunakan pada saat selesai penghitungan.

Baca Juga  Pengunjung Perpustakaan Menurun Drastis, Dinas Perpustakaan Megajukan Pembukaan Kembali Cabangnya Setelah Melihat Mall Buka

 

“Jadi setelah C hasil dalam bentuk plano diisi oleh KPPS nomor 3 dan KPPS nomor 4, kemudian dilakukan pengambilan gambar atau di foto oleh KPPS nomor 2 dengan aplikasi sirekap dan akan dikirimkan ke KPU,” jelasnya.

 

Sebagai antisipasi jaringan sinyal lemah yang akan mempengaruhi penggunaan sirekap, KPU Kabupaten Mojokerto sudah melakukan pemetaaan.

 

“Alhamdulillah kategori sinyal di Mojokerto paling jelek itu lemah. Untuk daerah yang susah sinyal kebetulan di dekat TPS ada wifi, baik wifi masyarakat atau milik desa” tutup Arif.

 

Menurut penjelasan dari Ketua KPU Kabupaten Mojokerto, Imam Bukhori, Acara Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara serta Penggunaan Sirekap merupakan kegiatan dari KPU RI yang dilaksanakan serentak dibeberapa daerah di Indonesia.

“Kegiatan ini diselenggarakan seluruh Indonesia, dimulai hari kemarin. Untuk wilayah Jawa Timur, yang menyelenggarakan Simulasi pada hari ini yaitu Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Blitar, dan Kota Pasuruan.” Jelasnya. (DIY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *