Pengunjung Perpustakaan Menurun Drastis, Dinas Perpustakaan Megajukan Pembukaan Kembali Cabangnya Setelah Melihat Mall Buka

Foto Kepala Bidang Pelayanan, Wahyu (Kiri) dan Kasi Pelayanan Dinas Perpustakaan, Sutris (Kanan) dan Arsip Kota Mojokerto

Matamojokerto | Mojokerto РPandemi Covid-19 yang menyebar secara cepat dan luas membuat beberapa kantor dan pelayanan pemerintah di Kota Mojokerto tutup, hal ini juga berlaku bagi Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Mojokerto yang harus menutup beberapa Cabang Perpustakaan di wilayah Mojokerto.

Menurut Kepala Bidang Pelayanan Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Mojokerto, Wahyu mengungkapkan, akibat merebaknya pandemi Covid-19 di wilayah Mojokerto, membuat Perpustakaan Kota Mojokerto yang berada di Jl. Raya No.70A, Mergelo, Prajurit Kulon sepi pengunjung.

“Sangat signifikan, penurunan pengunjung di perpustakaan ini kalau dihitung hitung mencapai 80%, apalagi diawal dulu, jauh lebih sepi, mungkin karena takut.” Ujarnya saat diwawancarai Matamojokerto.com

Lebih lanjut, untuk mencegah penyebaran Covid-19, segala kegiatan Kepustakawanan hanya terfokus di Perpustakaan Induk, yakni di Kantor Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Mojokerto 

“Sementara ini, karena wabah Covid 19, segala bentuk kegiatan kami fokuskan di Gedung utama, untuk mencegah penyebaran Covid-19.” Ujarnya Pada, Senin (16 November 2020).

Di sisi lain, Kasi Pelayanan Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Mojokerto, Sutris menjelaskan bahwa beberapa bulan lalu, Cabang Perpustakaan di Kota Mojokerto di tutup untuk sementara.

“Akibat pandemi Covid-19 ini beberapa bulan lampau, cabang cabang perpustakaan kota terpaksa kami tutup, ya biar tidak ada kerumunan lebih banyak. Untuk itu kegiatan kegiatan kami difokuskan di Induk dan Kelurahan.” Ujar Sutris.

Namun untuk saat ini beberapa cabang perpustakaan di Kota Mojokerto sudah mulai dibuka, mengingat beberapa mall di Kota Mojokerto sudah mulai beroperasi.

“Sudah dari Bulan Kemarin, kami mengajukan pembukaan perpustakaan diluar induk, salah satunya di Alun Alun. Ya ini kami lakukan juga melihat beberapa mall sudah mulai buka.” Tandasnya.

Baca Juga  Orang Tua murid mengeluhkan mahalnya biaya pendidikan saat Covid

Lebih lanjut, Sutris menyampaikan, anggaran dana dari program program yang sudah dicanangkan oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Mojokerto sudah banyak yang dialihkan untuk penanganan Covid-19.

“Banyak anggaran kami yang dipangkas untuk penanganan Covid-19, salah satunya program Duta Baca, untuk tahun ini tidak ada Duta Baca.” Tegasnya (DIY)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *