Penyelenggaraan Resepsi di Kabupaten Mojokerto Sudah Diperbolehkan, Ini Syaratnya !

Pungkasiadi
Bupati Mojokerto tanda tangan SE 440/416.105/2020

Matamojokerto | Mojokerto – penyelenggaraan resepsi dan hajatan di kabupaten Mojokerto kini sudah bisa kembali diselenggarakan. Pasalnya, Bupati Mojokerto, Pungkasiadi telah mengeluarkan surat edaran (SE) nomor 440/416.105/2020 tentang pedoman protokol kesehatan dalam penyelenggaraan pesta, hajatan dan pertunjukan seni dalam hajatan. Surat Edaran tersebut ditandatangani pada, Senin (03/08/2020) malam.

Dengan terbitnya Surat Edaran ini dapat dijadikan pedoman oleh masyarakat Kabupaten Mojokerto untuk menyelenggarakan resepsi maupun hajatan di era New Normal. Dalam surat edaran tersebut di jelaskan tentang harusnya masyarakat untuk menerapkan standarisasi protokol kesehatan untuk pencegahan Covid-19.

“Dengan SE ini, maka aktivitas kegiatan masyarakat penyelenggaraan hajatan sudah diperbolehkan. Tapi ingat, harus sesuai pedoman protokol kesehatan yang ditetapkan seperti dalam surat edaran tersebut,” tutur Bupati Mojokerto, Pungkasiadi.

Dikeluarkan-nya SE ini adalah upaya dari Pemkab Mojokerto akan keluh kesah dari pekerja seni dan hiburan, yang selama lima bulan tidak dapat bekerja akibat Pandemi Covid-19.

“Kami memfasilitasi pekerja seni atau pengusaha di bidang hiburan atau hajatan, agar bisa kembali beroperasi selama normal baru sesuai protokol kesehatan,” ujar Amat Susilo yang sekaligus Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Mojokerto ini.

Namun dalam penyelenggarakan hajatan, ada beberapa ketentuan khusus yang harus dipenuhi oleh penyelanggara hajatan.

Adapun ketentuan tersebut diantaranya, pembatasan undangan hingga 50 persen serta melaksanakan protokol kesehatan Covid-19, dan juga batasan waktu hiburan juga dibatasi hingga pukul 16.00, sedangkan pelaku seni juga dilarang menawarkan Reques kepada pengunjung atau undangan.

Amat Susilo juga menjelaskan, pemerintah saat ini tengah berusaha untuk menggerakkan kembali roda perekonomian masyarakat yang sempat terhenti akibat Covid-19, dan juga berupaya untuk melakukan pemulihan seluruh sektor.

Baca Juga  Pjs Bupati dan Kapolres Mojokerto Turun Gunung, Mediasi Warga dan PT SAI

“Terpenting roda perekonomian tetap bisa berjalan, masyarakat dapat kembali bekerja memperoleh penghasilan dan semua kegiatan sesuai protokol kesehatan saat normal baru selama pandemi Covid-19,” tandasnya. (DIY)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *