PSG Melaju Ke Final, Buffon malah Viral

PSG Masuk Final
Foto Istimewa

Matamojokerto | Sepak Bola – Keberhasilan Paris Saint-Germain (PSG) yang mampu mengamankan tiket Final Liga Champions pada dini hari tadi (19/08/2020) malah menjadikan nama Gianluigi Buffon trending. Pasalnya sang kipper veteran asal italia ini sangat berambisi untuk mengangkat trofi kuping besar ini.

Seperti diketahui, selama menjalani kariernya dalam dunia sepak bola, Buffon belum pernah sekalipun meraih gelar tersebut. Ambisinya yang besar untuk memenangkan trofi paling bergengsi di sepak bola eropa ini sempat di tunjukan sang kipper dengan mencoba peruntungannya hengkang dari Juventus menuju PSG pada tahun 2018 – 2019. Namun sayangnya, saat berseragam PSG penampilan sang kipper malah menurun. Sehingga ia hanya bisa membantu PSG hanya sampai ke babak 16 besar saja setelah ditumbangkan oleh Manchester United.

Setelah gagalnya Buffon untuk menjuarai Liga Champions, Buffon memutuskan untuk pulang kampung ke Juventus pada musim panas 2019. Datangnya mega bintang sepak bola, Cristiano Ronaldo membuat Buffon optimis bisa mengangkat Liga Champions. Ditambah lagi prestasi Cristiano Ronaldo dalam pentas Liga Champions tidak diragukan lagi karena menjadi Top Skor liga tersebut.

Namun sayangnya, impian buffon harus terkubur lagi karena hadirnya Cristiano Ronaldo di Juventus masih belum bisa menjadikan Klub Nyonya Tua (Julukan Juventus) untuk menjuarai trofi tersebut. Pasalnya, Juventus gagal di babak 16 besar.

Impian Terakhir Buffon sebelum Pensiun

Buffon dan Liga Champions
Buffon dan Piala Liga Champions

Seperti yang kita ketahui, bahwa Gianluigi Buffon merupakan salah satu Legenda Penjaga Gawang Timnas Italia dan juga bagi klub Juventus. Pria yang lahir di Carrara, Italia ini telah memulai karir sepak bola seniornya pada tahun 1995 untuk klub Parma. Bersama Parma Buffon sudah melakukan 168 penampilan dan akhirnya pindah ke Juventus pada tahun 2001 dengan biaya Transfer mencapai £32,6 juta dan merupakan rekor transfer penjaga gawang dunia pada saat itu.

Bersama Juventus, penjaga gawang yang lahir pada tahun 1978 ini memang hamper sudah memenangkan semuanya, terkecuali untuk liga Champions. Beberapa kali pemain yang masih aktif bermain meskipun sudah berumur 42 tahun ini mampu menembus final, namun sayangnya harus puas hanya mendapatkan gelar Runner-up.

Pada tahun 2002/2003, Juventus dikalahkan oleh Rival se-negaranya yaitu Ac Milan melalui partai adu pinalti.

Pada tahun 2014/2015, Juventus kembali ke partai Final Liga Champions, namun sayangnya Juventus harus menyerah dengan Barcelona dengan Skors (1-3).

Ditahun berikutnya tepatnya tahun 2016/2017, Juventus mampu untuk tampil mencapai Final, tapi Real Madrid yang dipunggawai oleh Cristiano Ronaldo CS mampu membuat Juventus bertekuk lutut dengan papan Skor 4-1.

Pada tahun 2017/2018 Buffon tidak berhasil menghentikan Ronaldo CS yang melaju kencang, Juventus akhirnya dilibas oleh Real Madrid di perempat final dengan agregat 4-3, dan mengangkat trofi kuping besar ini dengan Real Madrid berturut turut setelah mengalahkan Liverpool dengan skor 3-1.

pada tahun 2018/2019 Buffon mencoba peruntunganya untuk memenangkan Liga Champions dengan hengkang menuju PSG, namun naas, performa yang tidak masksimal hanya membuat PSG hanya mampu bertahan di babak 16 besar, pasalnya, PSG harus ditumbangkan oleh Manchester United karena kalah jumlah gol tandang.

Pada tahun 2019/2020 Buffon kembali ke Juventus dan bermain dengan Cristiano Ronaldo, namun sayangnya juventus harus tersingkir pada babak ke 16 besar karena kalah jumlah gol tandang dengan Lyon.

Baca Juga  Puisi Kiriman dari Diah Atika Pramono : Mengunjungi Beranda Sosial Media

Ditinggal Buffon, PSG Malah Melaju ke Final Champions

Setelah mengarungi Liga Perancis selama satu tahun, Akhirnya Buffon kembali memperkuat Juventus pada musim 2019-2020. Peresmian kembalinya Buffon ke klub yang beribukota di turin tersebut diumumkan secara resmi oleh pihak Juventus pada Kamis (04/07/2019).

Selama di PSG, Buffon sudah mencatatkan penampilan sebanyak 17 kali di Liga Perancis dengan catatan 73,5 persen penyelamatan.

Buffon juga berhasil membawa Les Parisiens menjawarai Liga Perncis musim 2019/2020.

Namun disayangkan kehadiran Buffon di PSG tidak mampu memberikan sumbangan Liga Champions, karena hanya mampu bertahan pada babak 16 besar.

Paska ditinggalnya buffon PSG tampil mengesankan di ajang Liga Champions, pasalnya PSG sudah berhasil mengamankan satu tiket ke Final Liga Champions. PSG sendiri berhasil lolos ke Final Liga Champions setelah menyingkirkan RB Leipzig di semifinal. Pada laga yang digelar di Estadio da Luiz, Portugal, Rabu (19/08/2020).

Berbanding terbalik dengan nasib Buffon yang memperkuat Juventus, dengan harapan mampu menjuarai Liga Bergengsi di dunia sepakbola ini karena hadirnya sosok Cristiano Ronaldo, Juventus malah tampil mlempem dan bertahan pada babak 16 besar saja.

Kutukan Sulley Muntari

Gol Hantu Muntari

Kegagalan Buffon maupun Juventus dalam liga Champions selalu dikait kaitkan dengan kutukan oleh mantan pemain Ac Milan yakni Sulley Muntari. pasalnya meskipun kipper berkebangsaan Italia ini berpindah ke PSG nyatanya masih gagal untuk menjuarai Piala Kuping besar itu, begitupun dengan Juventus, meskipun mendatangkan sang Mega Bintang asal Portugal yakni Cistiano Ronaldo, nampaknya Juventus masih juga gagal untuk menjuarai Liga Champions, bahkan sudah terhenti di babak 16 besar karena kalah gol tandang dengan Olympico Lyon.

Kutukan dari mantan muntari ini berawal dari kejadian pada saat laga AC Milan vs Juventus pada Sabtu (25/02/2012), di San Siro.

Pada menit ke ‘24’, muntari berhasil memasukkan bola kegawang Juventus yang pada saat itu dijaga oleh Buffon. Akan tetapi bola yang sudah masuk langsung didorong keluar, dan wasit menganggap bola tersebit bukan sebuah gol.

Setelah laga usai buffon tidak menyesali melakukan hal tersebut dan akan melakukan hal yang sama jika kejadian itu terulang kembali. Ucapan buffon terebut memancing Sulley Muntari kehilangan Respect kepada Buffon.

“Dia jelas-jelas melihat bola tersebut melewati garis. Saya tidak mengidolakan siapapun di sepakbola. Tetapi bagaimanapun, saya mengira jika Buffon adalah pemain yang seportif.”

Ujar Muntari.

Setelah itu muntari mengucapkan kata kalau Buffon tidak akan pernah memenangkan Liga Champions, jika dia tidak mengakui gol tersebut kepada public.

“Selama Buffon tidak mengakui gol itu, saya mengutuk sampai kapanpun Juventus tidak akan menjuarai Liga Champion Lagi”

Ujar Sulley Muntari.

Dan terbukti dari tahun 2012-2020 ini, Juventus masih berusaha untuk menjuarai Liga Champions, meskipun Juventus saat ini dipenuhi pemain bintang salah satunya yakni Cristiano Ronaldo. Begitupun denga Buffon, meskipun berpindah klub ke PSG nyatanya masih gagal dalam memenangkan liga Champions. Dan uniknya setelah ditinggal oleh Buffon, PSG berhasil mengamankan tiket petama final Liga Champions, namun sebaliknya, meskipun buffon kembali ke Juventus, namun sayangnya si Nyonya Tua (Julukan Juventus) harus pulang terlalu dini di babak 16 besar (DIY).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *