Satpol PP Kota Mojokerto Kembali Menertibkan Swalayan yang Perizinannya Bermasalah

Foto Bentar Swalayan
Foto Bentar di Jalan Pekayon Nomor 99A, Kranggan, Kota Mojokerto

Matamojokerto | Mojokerto – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) akan kembali menertibkan sejumlah minimarket dan swalayan yang masih bermasalah perizinannya.

Salah satu yang masuk dalam penertiban kali ini yakni Bentar Swalayan yang berlokasi di Jalan Pekayon Nomor 99A, Kranggan, Kota Mojokerto karena perizinannya sudah habis pada 4 November 2020.

selain menutup toko swalayan yang menghadap Jalan Majapahit ini, Satpol PP juga memberi peringatan beberapa swalayan lainnya, termasuk Gajah Mada Swalayan di Jalan Gajah Mada.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Mojokerto, Hariana Dodik Murtono mengatakan, Bentar Swalayan masih memiliki dua masalah yang belum terselesaikan. Yaitu masalah perizinan dan sewa bangunan yang telah habis.

“Kalau Swalayan Bentar sejak kemarin, data dari DPMPST mereka ini belum klarifikasi perizinan sama sekali, kemudian kita kordinasikan dengan DPMPST dan Disperindag langsung diberikan surat maksimal sampai 4 November harus tutup,” terangnya, dilansir suaramojokerto.

Sekedar Informasi, Bentar Swalayan menempati lahan milik Pemkot Mojokerto yang selama ini disewakan untuk pihak ketiga. “Kita berikan waktu sampai 4 November besok trakhir, tapi hari ini kelihatanya sudah mulai bongkar-bongkar,” ungkapnya.

lebih lanjut Dodik sapaan akrab Satpol PP juga mengatakan, pihak managemen Bentar Swalayan diduga sengaja tak memperpanjang izin lantaran sewa gedungnya sudah habis dan tidak akan diperpanjang lagi.

“Karena sewanya sudah habis mereka mungkin tak lagi mengurus perizinan. Itu saling terkait, internal mereka,” kata Dodik, Selasa (03/11/2020).

Sementara selain Bentar Swalayan, Satpol PP juga memperingatkan beberapa tempat usaha lain. Yakni toko Alifah, Swalayan 212 Mart dan juga Gajah Mada Swalayan.

“Kalau yang 212 itu katanya sudah proses perizinan, namun segera akan kita klarifikasi kembali,” tandasnya. (DIY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *